Kerjasama

Jaringan kerjasama dengan institusi asing telah terbangun. Kolaborasi telah dibangun dengan institusi pendidikan luar negeri diantaranya dengan Universiti Sains Malaysia (USM). Pada tahun 2006 – 2013, Jurusan Kimia menyelenggarakan program S2 dual degree dengan Technische Universitët Carolo Wilhelmina di Braunschweig (TUBS), Jerman. Dalam program S2 dual degree ini kimia hijau (Green Chemistry) merupakan bidang yang diunggulkan untuk mendapatkan pengakuan internasional. Kimia hijau dipilih sebagai program unggulan karena mengedepankan pengelolaan sumberdaya alam dengan cerdas dan berkesinambungan. Kerjasama Jurusan Kimia dengan University of Innsbruck, Austria dalam pengembangan computational chemistry telah terjalin selama sepuluh tahun. Kerjasama ini di antaranya diwujudkan dalam bentuk pengelolaan Austrian-Indonesian Computational Chemistry Centre (AIC) yang berpusat di Jurusan Kimia.

Kuliah tamu dari dosen perguruan tinggi luar negeri, secara regular, diselenggarakan di Jurusan Kimia. Dalam dua tahun terakhir ada 5 dosen tamu yang memberikan kuliah, mereka berasal dari TUBS, Jerman (3 orang), USM (1 orang), Utretch, Belanda (1 orang). Sebaliknya, beberapa dosen Kimia diundang untuk memberikan kuliah tamu di Universitas luar negeri, seperti Keio University, Jepang (2 orang). Kunjungan dosen tersebut di Jurusan Kimia atau sebaliknya menunjukkan pengakuan internasional yang tinggi. Jurusan Kimia juga telah mempunyai jaringan kerjasama yang erat dengan dunia industri baik nasional maupun internasional seperti dengan PT Freeport Papua, PT Pertamina, Balongan, PT Indesso, Purwokerto. Dalam rangka menjalankan fungsinya dalam pengembangan masyarakat jurusan kimia telah menjalin kerjasama dengan beberapa pemerintah daerah. Kolaborasi dengan mitra tersebut meliputi aktivitas pendidikan dan riset, dan pengabdian masyarakat termasuk di dalamnya KKN tematik.

Hasil kerjasama Jurusan Kimia dengan pihak ketiga mencakup aspek alat/barang (in-kind) dan dana sehingga secara umum mengakibatkan peningkatan prasarana penelitian dan pengembangan topik penelitian. Salah satu hasil kerjasama internasional dengan Keio University telah menghasilkan hibah alat sampling udara yang hasil analisis dan evaluasinya dapat digunakan sebagai sarana monitoring kualitas udara di Yogyakarta, Kerjasama Asia-Uninet juga menghasilkan hibah alat pelengkap HPLC yang memungkinkan dilakukannya analisis aflatoksin di Prodi S1 Kimia. Kerjasama dengan SANDIA Nasional Laboratories USA dalam bentuk Workshop  Chemical safety and Security, Green Chemistry Training dan Technical Assitance. Jejaring dengan prodi Kimia di seluruh Indonesia selalu dibina, yang diwujudkan dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan satelit ICCS-2013 yaitu Workshop on Advanced Materials di Yogyakarta. Di sisi lain, seluruh Dosen Jurusan Kimia dan mahasiswa Jurusan Kimia juga dihimbau untuk menjadi anggota himpunan profesi baik di tingkat nasional seperti Himpunan Kimia Indonesia (HKI) dan internasional seperti RSC. Beberapa bentuk kerjasama hasil penelitian telah diwujudkan dalam bentuk publikasi bersama dan pelaksanaan mahasiswa riset di Universitas luar negeri (visiting research program).