Dalam rangka memperkuat kerjasama internasional antara Osaka University dan beberapa Universitas di Indonesia yang mempunyai agreement dengan Osaka University (salah satunya adalah Universitas Gadjah Mada), maka program internasional dari Graduate School of Science, yaitu SISC dan IPC, dengan senang hati menawarkan beasiswa MEXT khusus baik untuk S2 dan/atau S3. Beasiswa tersebut diprioritaskan untuk kandidat yang baru akan pertama kali datang ke jepang dengan persyaratan sebagai berikut.
1. Kandidat memiliki GPA minimal 2.30 dari max 3.00.
2. Memiliki skor bahasa inggris setara CEFR (Common European Framework of Reference) minimal B2. (Per September 2023: CEFR B2 Level setara TOEFL iBT 72, IELTS 5.5, TOEIC 1560)
3. Kandidat harus lulus seleksi masuk S2 atau S3 pada program SISC dengan pencapaian excellent.
Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kali ini, Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M.Si., Ph.D., dari Departemen Kimia FMIPA UGM, menjadi salah satu narasumber dalam acara Global Green Chemistry Innovation and Network Programme (GGINP) pada tanggal 7 Agustus 2024. Acara yang diselenggarakan di DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya green chemistry di kalangan industri dan akademisi. Peserta yang hadir dari Kementrian Perindustrian, Industri dan juga perguruan tinggi sekitar 185 orang.
Prof. Dr. Suyanta, M.Si, seorang dosen kimia anorganik, resmi dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada pada Selasa 6 Agustus 2024. Pengukuhan berlokasi di Balai Senat Universitas Gadjah Mada. Kisah hidupnya yang penuh perjuangan, dari seorang pemuda desa yang bersepeda puluhan kilometer untuk menuntut ilmu hingga menjadi seorang profesor, menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Suyanta memaparkan hasil risetnya yang berfokus pada Silika Mesopori MCM-41, sebuah material dengan potensi besar dalam berbagai aplikasi. Riset ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam bidang inovasi dan infrastruktur.
Guru Besar baru lahir dari rahim Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam sebuah pidato pengukuhan yang berlangsung khidmat di Balai Senat UGM, Prof. Dr. Suyanta, M.Si., dari Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM, resmi dikukuhkan sebagai guru besar pada hari selasa, tanggal 6 Agustus 2024. Dalam pidatonya yang berjudul “Silika Mesopori MCM-41: Perkembangan Riset dan Aplikasinya”, Prof. Suyanta mengupas tuntas potensi besar dari material silika mesopori MCM-41 dalam berbagai bidang.






