Kontingen Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menempati posisi Juara II Nasional pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 dalam penutupan di GOR JK Arenatorium pada Jumat (28/11/2025) dini hari. PIMNAS 38 sendiri diselenggarakan pada 23–28 November 2025 di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. PIMNAS 38 diikuti oleh 2.687 partisipan dari 167 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, terdiri atas 1.847 mahasiswa, 401 dosen pendamping, dan 439 official.
Raihan membanggakan UGM tersebut diperkuat dengan perolehan total 4 Medali Emas, 1 Perak, dan 4 Perunggu pada kategori Poster. Salah satu medali Emas Poster yang krusial disumbangkan oleh Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karya Inovatif (PKM-KI) yang mengembangkan inovasi Inkupets, sebuah alat inkubator cerdas berbasis Internet of Things (IoT) untuk perawatan intensif hewan kesayangan.
Tim PKM-KI Inkupets merupakan tim lintas disiplin yang melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas, termasuk mahasiswa Departemen Kimia, FMIPA UGM, yaitu Marsha Paramitha Susanto (Kimia 2023) dan Dosen Pendamping: Mokhammad Fajar Pradipta, SSi, M.Eng. (Dosen Departemen Kimia).
Keberhasilan Inkupets meraih Emas Poster menunjukkan kemampuan mahasiswa Kimia dalam berkolaborasi pada inovasi teknologi terapan, menggabungkan ilmu dasar kimia dengan instrumentasi dan kesehatan veteriner.
Ketua Tim PKM-KI, Zidan Az Zulfa (Elektronika dan Instrumentasi 2023), menjelaskan bahwa Inkupets dirancang untuk mengatasi dominasi produk impor dengan menawarkan solusi inkubator cerdas berbiaya lebih terjangkau dan fitur yang lebih lengkap.
“Inkupets diintegrasikan dengan aplikasi mobile dan dilengkapi sistem monitoring pemeriksaan kesehatan yang mampu memantau kondisi hewan di dalam inkubator, termasuk fitur pendukung seperti nebulizer, pengaturan cahaya, sistem sirkulasi, dan disinfeksi,” ujar Zidan.
Dosen Pendamping Tim, Mokhammad Fajar Pradipta, SSi, M.Eng., berharap inovasi ini menjadi loncatan bagi perkembangan teknologi veteriner di Indonesia. “Diharapkan alat ini dapat diproduksi secara massal dan memberikan solusi konkret atas keterbatasan alat kesehatan hewan yang selama ini didominasi produk impor,” tandasnya.
Prestasi Emas Poster Inkupets di PIMNAS 38 sejalan dan berkontribusi langsung pada pencapaian beberapa poin dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs):
- SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik (Good Health and Well-being)
Inkupets dirancang untuk perawatan intensif hewan kesayangan yang berada dalam masa neonatus atau kondisi kritis. Dengan sistem kontrol yang stabil dan fitur monitoring kesehatan, Inkupets secara langsung meningkatkan kualitas perawatan medis hewan, yang pada akhirnya menurunkan angka mortalitas hewan. Hal ini menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa terhadap kesejahteraan makhluk hidup.
- SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure)
Pengembangan Inkupets, sebagai produk inkubator cerdas berbasis IoT yang merupakan hasil karya mahasiswa domestik, adalah implementasi konkret dari target SDG 9. Produk ini bertujuan mengurangi ketergantungan impor dan mendorong inovasi lokal di bidang teknologi veteriner, yang merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur teknologi yang tangguh di Indonesia.
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan SDG 17: Kemitraan (Partnerships for the Goals)
Kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa Kimia FMIPA, Kedokteran Hewan, dan Elektronika Instrumen FMIPA, menunjukkan kualitas pendidikan UGM dalam menghasilkan luaran yang memiliki keterampilan riset, kolaborasi, dan kemampuan menciptakan solusi teknologi. Kemenangan ini merupakan bukti suksesnya penguatan kapasitas riset akademik mahasiswa UGM.
Penulis : Mokhammad Fajar Pradipta
Editor : Mokhammad Fajar Pradipta
Fotografer : Marsha Paramitha Susanto





