Peran strategis dosen dalam membimbing riset dan kreativitas mahasiswa kembali membuahkan hasil gemilang. Di bawah arahan dosen Departemen Kimia FMIPA UGM, Mokhammad Fajar Pradipta, S.Si., M.Eng., sebuah tim mahasiswa lintas disiplin ilmu berhasil menciptakan inovasi sistem pembayaran digital berbasis biometrik sidik jari yang diberi nama PolPay (Jempol Payment).
Inovasi canggih ini lahir melalui ajang Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC). Keberhasilan tim dalam merancang alternatif sistem pembayaran digital yang aman, efisien, dan terjangkau ini tidak lepas dari dedikasi dosen pembimbing yang intensif mengawal proses riset hingga mendapatkan pendanaan resmi.
Tim pengembang PolPay terdiri atas lima mahasiswa UGM dari berbagai program studi, yaitu Tiara Ramadhani (Ilmu Aktuaria 2025/FMIPA) selaku ketua tim, Al Farabi Obiansyah (Teknik Mesin 2025/FT), Marcelino Budi Prakasya (Ilmu Komputer 2025/FMIPA), Muhammad Fakhri Ghonim Setyanda (Elektronika dan Instrumentasi 2025/FMIPA), dan M. Rakhma Aifil Indira (Ilmu Aktuaria 2025/FMIPA).
Di bawah bimbingan Mokhammad Fajar Pradipta, S.Si., M.Eng., tim berhasil mengintegrasikan sensor sidik jari dengan perangkat Electronic Data Capture (EDC). Melalui sistem ini, pengguna dapat melakukan autentikasi transaksi secara langsung menggunakan sidik jari tanpa harus bergantung pada kepemilikan kartu fisik maupun ponsel.
“Pengembangan sistem ini membutuhkan riset yang mendalam dan waktu yang cukup panjang. Setiap hari, kami masih menemukan berbagai celah yang dapat diinovasikan, baik melalui pembaruan cara kerja software maupun penggunaan komponen yang lebih optimal,” ujar Marcelino, salah satu anggota tim.
Dari sisi teknis, PolPay memanfaatkan teknologi edge computing untuk memproses data biometrik secara cepat dan lokal. Data tersebut kemudian dikirimkan ke server dalam bentuk terenkripsi menggunakan standar keamanan tinggi Advanced Encryption Standard 256-bit (AES-256) serta diamankan melalui protokol SSL/TLS. Pendekatan privacy-preserved architecture ini diterapkan untuk memastikan perlindungan data pribadi pengguna tetap terjaga secara optimal selama transaksi berlangsung.
Berkat bimbingan yang terarah serta riset yang matang, proyek PolPay sukses mengantarkan tim meraih pendanaan PKM-KC dan kini tengah bersiap melangkah menuju ajang bergengsi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang akan diselenggarakan pada November 2026.
Pelaksanaan program PKM-KC ini merupakan wujud nyata komitmen institusi akademik dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya pada aspek: SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi): Mendorong efisiensi, inklusi finansial, serta pertumbuhan ekonomi melalui alternatif pembayaran digital yang terjangkau bagi masyarakat luas; SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): Mengembangkan infrastruktur teknologi finansial lokal yang inovatif berbasis edge computing dan sistem biometrik mutakhir; dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Mencerminkan kolaborasi lintas disiplin ilmu yang kuat antara mahasiswa berbagai fakultas serta dukungan aktif dosen pembimbing dalam memajukan riset teknologi nasional.
Penulis : Mokhammad Fajar Pradipta
Editor : Mokhammad Fajar Pradipta
Foto : Al Farabi Obiansyah





