Mahasiswa Departemen Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM), Oxana F. M. Simatupang, menghadirkan media pembelajaran kimia berbasis permainan melalui program Fun Chem Learning: Game Board Based di SMAN 2 Pangururan, Kabupaten Samosir, pada Kamis (23/7). Kegiatan yang merupakan bagian dari program KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 tersebut diikuti oleh siswa kelas XII dengan fokus pada pemahaman sifat dan reaktivitas unsur pada golongan IA, IIA, VIA, dan VIIA dalam tabel periodik.
Program ini dilaksanakan untuk memberikan alternatif pembelajaran yang lebih interaktif dalam memahami materi tabel periodik. Materi mengenai sifat unsur dan kecenderungan reaktivitas antargolongan merupakan bagian penting dalam pembelajaran kimia di tingkat sekolah menengah atas. Melalui pendekatan berbasis permainan, siswa diajak memahami konsep tersebut tidak hanya melalui penyampaian materi, tetapi juga melalui aktivitas bermain dan diskusi.
Dalam pelaksanaannya, Oxana mengembangkan ChemLudo, media pembelajaran berbasis board game yang mengadaptasi mekanisme permainan ludo dengan konsep-konsep kimia. Media tersebut memuat materi mengenai karakteristik dan reaktivitas unsur golongan IA, IIA, VIA, dan VIIA serta kartu soal yang dirancang untuk menguji pemahaman siswa terhadap konsep tabel periodik dan reaksi antarunsur.
Pengembangan ChemLudo diawali dengan diskusi bersama guru-guru SMAN 2 Pangururan mengenai pemahaman siswa terhadap materi kimia, khususnya tabel periodik. Hasil diskusi tersebut menjadi dasar penyusunan materi, perancangan papan permainan dan kartu soal, serta penentuan aturan permainan. Mekanisme permainan kemudian disusun agar konsep sifat dan reaktivitas unsur dapat diterapkan dalam aktivitas permainan secara sederhana dan mudah dipahami siswa.
Kegiatan di SMAN 2 Pangururan diawali dengan penyampaian materi mengenai sifat dan karakteristik unsur pada golongan IA, IIA, VIA, dan VIIA beserta kecenderungan reaktivitasnya. Setelah itu, siswa diperkenalkan dengan aturan dan mekanisme ChemLudo sebelum bermain secara berkelompok.
Selama permainan, siswa menjawab kartu soal dan menganalisis konsep reaksi yang berkaitan dengan unsur-unsur dari golongan yang dipelajari. Aktivitas tersebut mendorong siswa untuk berdiskusi dan menerapkan konsep yang telah disampaikan sebelumnya.
“Melalui ChemLudo, kami ingin menunjukkan bahwa mempelajari tabel periodik tidak harus selalu dilakukan dengan menghafal. Ketika konsep kimia dikemas dalam bentuk permainan, siswa dapat lebih aktif berdiskusi dan memahami alasan ilmiah di balik sifat maupun reaktivitas setiap golongan unsur,” ujar Oxana.
Ia berharap ChemLudo dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat digunakan untuk membantu siswa memahami konsep dasar kimia.
“Harapannya, ChemLudo dapat menjadi media pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membantu siswa membangun pemahaman konseptual yang dapat menjadi bekal untuk mempelajari materi kimia selanjutnya,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran dan permainan. Diskusi antarsiswa serta penyelesaian kartu soal menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mengintegrasikan pemahaman konsep dengan aktivitas permainan.
Guru-guru SMAN 2 Pangururan juga memberikan respons positif terhadap penggunaan ChemLudo sebagai media pembelajaran. Media tersebut dinilai dapat menjadi alternatif pendukung proses belajar mengajar, khususnya dalam membantu siswa memahami materi tabel periodik secara lebih interaktif.
Melalui program Fun Chem Learning: Game Board Based, mahasiswa KKN-PPM UGM turut berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran sains di sekolah. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education melalui penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada peserta didik. Kolaborasi antara mahasiswa KKN-PPM UGM dan SMAN 2 Pangururan juga sejalan dengan SDG 17: Partnerships for the Goals melalui penguatan kerja sama antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan.
Program ChemLudo diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat mendukung proses belajar kimia secara aktif dan kontekstual, sekaligus mendorong siswa untuk memahami konsep tabel periodik melalui pengalaman belajar yang lebih interaktif.
Penulis : Oxana F. M. Simatupang
Editor : Mokhammad Fajar Pradipta
Foto : Oxana F. M. Simatupang




