Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan mandiri dalam pengelolaan sampah, tim Pengabdian Masyarakat Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menggelar pelatihan lanjutan pembuatan komposter “Galon Pethuk”. Kegiatan ini berlangsung di Joglo Darmastuti, Pajimatan Payaman Selatan, Girirejo, Imogiri, Bantul, pada Sabtu (4/6/2026).
Pelatihan yang menyasar para kader pilah sampah dan pengurus bank sampah di Girirejo ini diikuti oleh sekitar 25 peserta yang sangat antusias. Inovasi “Galon Pethuk” sendiri merupakan metode pengomposan praktis menggunakan bahan bekas berupa galon air mineral atau ember bekas, yang dirancang untuk menghasilkan pupuk organik padat (kompos) sekaligus pupuk organik cair (POC) secara efisien.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Prof. Dr. Winarto Haryadi, M.Si., menekankan pentingnya pemanfaatan barang bekas sebagai solusi pengelolaan limbah rumah tangga. “Penggunaan galon bekas sebagai komposter bukan hanya efektif, tetapi juga mendukung gerakan daur ulang yang mudah diimplementasikan oleh warga,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Departemen Kimia FMIPA UGM, Akhmad Syoufian, S.Si., Ph.D. , dalam sambutannya mengapresiasi semangat warga Girirejo. Ia berharap melalui teknologi tepat guna ini, masyarakat dapat mengolah sampah organik secara mandiri sehingga mengurangi beban pembuangan sampah ke tempat pemrosesan akhir.
Materi teknis dalam pelatihan ini disampaikan oleh narasumber ahli, Bapak Yuler dan Bapak Agus Hartono, yang memandu peserta langkah demi langkah dalam merakit komposter dari bahan-bahan sederhana.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga setempat. Salah satu perwakilan pemudi peserta pelatihan mengungkapkan kegembiraannya, “Kegiatan ini sangat menyenangkan. Awalnya saya tidak tahu bagaimana cara membuat komposter dari galon bekas, sekarang saya jadi paham dan siap mempraktikkannya di rumah,” tuturnya.
Para kader pilah sampah pun merasakan hal serupa. Menurut mereka, pelatihan ini tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga mempererat kerja sama antarwarga dalam semangat menciptakan Desa Girirejo yang bersih dan bebas sampah.
Kegiatan pengabdian ini merupakan wujud nyata kontribusi Departemen Kimia FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin-poin berikut: SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan): Membantu pengelolaan limbah perkotaan dan desa yang lebih baik guna menciptakan lingkungan permukiman yang sehat, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Mendorong pengurangan produksi limbah melalui inovasi daur ulang bahan bekas menjadi produk bernilai guna (kompos), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat desa binaan dalam upaya pelestarian lingkungan.
Penulis : Mokhammad Fajar Pradipta
Editor : Mokhammad Fajar Pradipta
Foto : Sugeng Triono, Robby Noor Cahyono





