Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan forum ilmiah internasional melalui program EQUITY Visiting Top Professors 2025/2026 dengan menghadirkan Guru Besar dari Tohoku University, Jepang, Prof. Keiichi Tomishige, untuk menyampaikan paparan ilmiahnya mengenai pengembangan katalis heterogen bagi konversi biomassa dan pemanfaatan karbon dioksida (CO₂) sebagai bahan baku kimia bernilai tambah.
Kegiatan yang berlangsung secara hibrid pada Kamis, 18 Juni 2026, dengan menghadirkan pembicara dengan reputasi global yang tercatat memiliki h-index 104. Seminar tersebut dimoderatori oleh dosen Departemen Kimia FMIPA UGM, Prof. Dr. rer. nat. Nuryono, M.S., dan diikuti secara luas oleh para peneliti, mahasiswa pascasarjana, maupun sarjana dari berbagai institusi. Peserta mengikuti kegiatan luring di Auditorium Herman Johannes Lantai 7 FMIPA UGM dan daring melalui platform Zoom. Prof. Tomishige memaparkan tiga unggulan riset utama, meliputi: (1) pengembangan katalis Ir-ReOₓ/SiO₂, Pt-WOₓ, ReOₓ-Pd/CeO₂, dan ReOₓ-Au/CeO₂ untuk reaksi hidrodeoksigenasi dan deoksdehidrasi gliserol yang menunjukkan aktivitas dan selektivitas unggul; (2) sintesis dimetil karbonat dan polikarbonat diol dari CO₂ dengan bantuan katalis CeO₂ dan agen dehidrasi, yang mencapai konversi 95% pada tekanan atmosferik; serta (3) sintesis 2-imidazolidinon dari etilendiamina berabsorpsi CO₂ tanpa tambahan gas eksternal, yang terbukti paling efektif menggunakan katalis CeO₂ dalam sistem reaktor alir unggun tetap.
Seminar yang sudah berlangsung ini merupakan bagian dari komitmen Departemen Kimia FMIPA UGM dalam mendorong kolaborasi riset internasional serta memperluas wawasan keilmuan sivitas akademika di bidang kimia berkelanjutan dan netralitas karbon.
Kegiatan seminar ini selaras dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang diusung oleh universitas, khususnya: SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau): Melalui riset konversi biomassa; SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): Melalui inovasi pengembangan katalis yang lebih efisien; SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Melalui pemanfaatan limbah CO₂ menjadi bahan baku kimia (ekonomi sirkular); SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim): Melalui teknologi pemanfaatan karbon (CCU) untuk mendukung netralitas karbon; dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Melalui kolaborasi riset internasional bersama Tohoku University.
Penulis : Anis Khotimah
Editor : Mokhammad Fajar Pradipta
Foto : Andrew Avrillostya






