Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Laboratorium Analitik diselenggarakan melalui Workshop Peningkatan Kompetensi Penulisan Ilmiah bagi Guru dan Peserta Didik MIPA di SMAN 2 Kudus, Jumat (17/7). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Aplikasi Kimia untuk Ketahanan Pangan dan Penjagaan Lingkungan Hidup”.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Prof. Dr. Roto, M.Eng. selaku perwakilan dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Workshop kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi kepada para guru dan peserta didik MIPA SMAN 2 Kudus.
Materi disampaikan oleh Prof. Dr. Dwi Siswanta mengenai “Penguatan Pembelajaran Kimia Berbasis Kimia Analisis dan Teknologi Kesehatan”. Sesi tersebut dimoderatori oleh Prof. Dr. Endang Tri Wahyuni, M.S. Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai kiat-kiat penulisan makalah untuk publikasi pada jurnal bereputasi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Mudasir, M.Eng.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa workshop peningkatan kompetensi penulisan ilmiah dan sosialisasi pendidikan tinggi di SMAN 2 Kudus tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas akademik guru dan peserta didik. Secara strategis, rangkaian materi yang disampaikan—mulai dari aplikasi kimia untuk ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, hingga kiat sukses menembus perguruan tinggi—memiliki kaitan erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain: SDG 2 (Tanpa Kelaparan / Zero Hunger): Pengenalan aplikasi ilmu kimia yang berfokus pada ketahanan pangan memberikan wawasan dasar bagi generasi muda untuk memahami pentingnya inovasi pertanian, pengolahan pangan yang aman, serta pemenuhan nutrisi yang berkelanjutan, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Peningkatan kompetensi penulisan ilmiah bagi guru dan peserta didik MIPA, serta pemberian motivasi dan strategi masuk perguruan tinggi (UGM), secara langsung mendukung pemerataan mutu pendidikan, literasi sains, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis sejak tingkat menengah, SDG 15 (Ekosistem Daratan): Tema penjagaan lingkungan hidup yang diintegrasikan dalam materi pelatihan menumbuhkan kesadaran ekologis dan kepedulian peserta didik terhadap pelestarian alam serta pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Kegiatan pengabdian masyarakat ini merefleksikan sinergi yang baik antara institusi pendidikan tinggi (perguruan tinggi) dengan sekolah menengah dalam upaya bersama membangun kapasitas SDM bangsa yang unggul dan berwawasan lingkungan.
Penulis : Rizqa Rachmawati Ramdani
Editor : Mokhammad Fajar Pradipta
Foto : Andrew Avrillostya





